Sudah terlalu lama tidak berbincang dgn sang hati...
Pagi ini mentari masih terlalu malu menunjukan sinarnya,
Udara ini sudah terlalu dingin mengoyak kesunyian,
Ya saya harus segera bangkit,
Dan mulai merangkak ke ufuk timur,
Mencari seberkas sinar mentari,
Setelah Beberapa langkah tubuhku kembali terkulai lemah tak berdaya,
Balutan luka disekujur tubuh tidak lagi berwarna merah...
Lengket bening dan berbau busuk menggantikan warna merah dan bau amis darah...
Air mata pun tak lagi terurai disudut mata yg kian memutih,
Sepenuh tenaga hanya bisa menengadah perlahan, meraba langit menggemgam bintang meraih purnama,
dgn suara payau Setengah terbuka mulut berteriak
"Tuhan, Engkau kah disana mengarang senyap? Dimana cahaya itu?"
No comments:
Post a Comment