Hunting

Tuesday, March 8, 2011

lelakon jiwa

Dititik ini aq msh berdiri
Menunggu pasti jalan sendiri
Muram wajah akan gelisah
Membawa pilu pada diri yg tercaci

Entah pada bintang yg mana aq harus mengadu malam yang terlalu sarat dengan sunyi.

Lonceng tua sudah berbunyi, menanda hari menuju petang,
Ya... Dalam kemunafikan aq pungut kayu bakar berbatang demi batang dari ranting yg sudah menguning, lalu ku ikat dalam satu simpul agar menyatu untuk bekal dikemudian waktu.

Dititik ini aku Masih mencari
Kesombongan apa yg aku punya
Sedang harta pun tiada dinyata.
Melody cinta pun hanya bergema didalam didada.
Kepandaian pun juga tiada terbaring dalam diri...

Lalu apa yg telah aku sombongkan ya Tuhan...
Engkau ajarkan kami untuk selalu sabar dan ikhlas...!!!!
'pun selalu aku amalkan
Sungguh pun
Dalam kebesaran-Mu aku berlindung,
Dalam kuasa-Mu aq berserah,
Dan dalam keESAan-Mu aku bersujud,

terpanjat sebait do'a akan harap yg ku semat pada sinar mentari pagi, meniti asa menuju keridhoan-Mu.
Sesungguh'a Engkau Maha akan segala2'a.

No comments:

Post a Comment