Hunting

Sunday, September 25, 2011

se-Bait Kenangan Dalam Sebuah Mimpi Lalu

#untukmu FDIY, yang telah mengajarkanku agar bisa mencintai terang
dalam hati aku berbicara, "Tuhan, aku berlindung diantaramu, menapak hari, menyayap mimpi, dalam segumul dosa aku berharap atas ridho-Mu"
'pun dimalam ini aku masih mencari secercah cahaya petunjuk pagi, yang memapah ku dalam gelap, menuntun ku ke arah mentari.

segambar purnama terbit tenggelam diantara harap akan mimpi kedamaian abadi dihangatnya pelukan sang hawa. ya kemarin aku menemukan kegelisahan itu, kegelisahan yang mematri hati untuk bertumpu pada satu sahaja.

aku membawamu dari 'terpuruk', aku memapahmu ke arah cahaya yang kau punya, masih terekam kuat di ingatanku ketika tengah malam buta aku jemput kamu di depan sebuah rumah sakit swasta dikota depok dengan air mata yang mengalir deras dipipimu, dengan semburat kekecewaan di bibirmu. lalu beberapa rekaman selalu terputar di otakku ketika aku coba bangunkanmu dari mimpi buruk, lalu kemudian aku 'kelonin' kamu untuk bisa tertidur dengan tenang lagi dan bermimpi indah.

namun tembikar kusam ini tak kuasa menahan panas dari jilatan lidah api yang kau bawa, meleleh tak berdaya seperti air mata dewi cinta yang mengalir diantara sudut rona pipimu-sayang.

lewat keyakinan yang kau ajarkan, terima kasih ku padamu yang telah perkenalkan aku pada kelam, sehingga aku bisa belajar mencintai terang kemudian. tanpamu aku seperti tak kuasa memapah hari, hari-hari dimana seperti kemarin. bagaikan nyala api semangatku berkobar, bagai air bah ku hantam semua rintangan depan mata.

aku yang sekarang tanpa riang suaramu, aku yang sekarang tanpa hangat kasihmu, aku yang sekarang tanpa lembut belaianmu, aku sekarang seperti lemah tanpamu.

aku butuh hangat semangatmu, aku butuh tajam cahayamu, yang mampu memapah hariku menuju satu tujuan.

jika saja saat itu aku tau bahwa kamu begitu ingin merawatku dikala aku sakit, jika saja aku tau kamu ingin "nyuapin" aku, jika saja aku tau bahwa kamu waktu itu sangat berharap aku bilang "iya" untuk mengarungi hari-hari bersamamu. aku tak akan sia-siakan itu lagi.

dan sekarang aku tak bisa meratapi ini semua, semua sudah terjadi, 
"I am glad he set you free from sorrow, I still love you more tomorrow, and you will be here with me still" 
.-) In Loving Memory of - by Alter Bridge.

hanya seuntai doa yang bisa aku lakukan, semoga kamu selalu bahagia disana, baik-baiklah kamu disana, karena aku tak akan ada lagi untuk membangunkanmu dari mimpi, karena aku tak akan ada lagi untuk nenangin kamu agar bisa bermimpi kembali.

tapi, satu hal yang harus kamu ingat selalu bahwa, ada seseorang di satu sisi kehidupan lain yang lebih merasa bahagia ketika mendengar kamu bahagia, ketika melihat kamu bahagia.

tak ada lagi kalimat  yang bisa aku ungkapkan untuk mu saat ini, selain 'aku sayang kamu'. 'pun cinta ini sudah tersimpan dalam etalase harap yang hanya tersenyum untuk terkenang.


rasakanlah belaian angin, selamilah sejuknya air, jika suatu saat nanti kau rindukan aku lg, karena akan ada aku disitu untukmu. ya... hanya akan ada aku disitu dan hanya untuk kamu sayang...

Tuesday, September 20, 2011

akhirnya ku kembali

akhirnya kembali lagi seperti waktu itu, waktu dari bagian kehidupan yang cukup lama untuk ku tempuh.
bukan menyalahkan tuhan atau menyerah pada keadaan, cuma terkadang emosi bisa mengalahkan logika.
berbicara masalah hati, ya memang tidak akan pernah ada habisnya. namun memang bukan kesalahan juga kan kalo kita mencintai.
beberapa orang bilang jodoh datang dengan sendirinya bahkan kita tidak pernah menyadarinya sebelumnya, meskipun dengan seorang wanita yang tak pernah kita duga sebelumnya. lalu apa aku salah jika kemudian aku merasakan cinta dengan orang yang menurut orang lain salah?
apakah cinta mengenal kata sahabat? atau mungkin musuh? ato mungkin kata orang diatas itu merupakan omong kosong belaka?
wallohu alam, karena pada dasarnya sekarang aku KATANYA sedang berada dalam posisi yang salah untuk mencintai. apa mungkin ini sebuah karma?
satu pertanyaan yang paling mendasar sekarang adalah Apa itu arti ketulusan?
apa ketulusan harus selalu mengalah pada keinginan??
orang memperjuangkan cinta hanya karena ingin memiliki, bukan atas dasar mencintai, ada juga yang memandang cinta itu sebuah PRIDE sehingga tidak mau kalah dalam mengambil hati wanita.
lalu apa wanita pernah menilai bahwa ketulusan seorang laki2 itu bukan semata dari apa yang dilakukannya?
yah itulah wanita, mereka hanya melihat dari apa yang dilakukan laki2, karena semua laki2 akan melakukan apapun untuk mencapai keinginannya, jarang ada laki2 yang bisa tulus mengalah karena ingin wanita yang dicintainya bahagia, even dengan laki2 lain yang bahkan sudah berkali2 menyakitinya, dengan sedikit saja sentuhan perasaan maka wanita akan memaafkannya, padahal belum tentu laki2 itu sungguh2 dengan ucapannya yang ingin berubah. tau kenapa? karena gw juga laki2, gw tau persis laki2 dengan segala manuvernya untuk mendapatkan wanita yang diinginkannya bukan yang dicintainya, cuma karena PRIDE bukan karena keikhlasan. bermacam bahasa diungkapkan, bahkan dengan memutar balik keadaan.
tak heran jika akting itu bukan hanya ada pada sinetron atau melodrama remaja. makanya bukan hal yang aneh jika jaman sekarang kejujuran dan keikhlasan selalu kalah dengan keinginan (nafsu), jelas Tuhan selalu bilang orang kuat adalah orang yang bisa mengendalikan hawa nafsunya, karena dengan nafsu semua bisa di dapatkan dari masalah uang sampe selangkangan.

jika anda seorang wanita, saya ingin bertanya.
apakah wajar jika anda merasa benci karena pacar anda selingkuh?
apakah wajar jika anda kemudian bisa memaafkan laki2 itu? yang bahkan dengan terang2an dia akui dia selingkuh?
apakah wajar jika anda kemudian anda balikan lagi sama laki2 itu?
jika semua itu wajar, lalu apa yang nggak wajar?

dan jika anda laki2, pertanyaan saya adalah,
jika anda sudah berkali2 menyakiti wanita apa wajar kalian minta maaf?
jika anda sudah mengkhianati wanita, apa wajar kalian minta balikan lagi?
jika semua itu anda bilang wajar, karena memang lau kagak tau malu... :D