Hunting

Tuesday, September 20, 2011

akhirnya ku kembali

akhirnya kembali lagi seperti waktu itu, waktu dari bagian kehidupan yang cukup lama untuk ku tempuh.
bukan menyalahkan tuhan atau menyerah pada keadaan, cuma terkadang emosi bisa mengalahkan logika.
berbicara masalah hati, ya memang tidak akan pernah ada habisnya. namun memang bukan kesalahan juga kan kalo kita mencintai.
beberapa orang bilang jodoh datang dengan sendirinya bahkan kita tidak pernah menyadarinya sebelumnya, meskipun dengan seorang wanita yang tak pernah kita duga sebelumnya. lalu apa aku salah jika kemudian aku merasakan cinta dengan orang yang menurut orang lain salah?
apakah cinta mengenal kata sahabat? atau mungkin musuh? ato mungkin kata orang diatas itu merupakan omong kosong belaka?
wallohu alam, karena pada dasarnya sekarang aku KATANYA sedang berada dalam posisi yang salah untuk mencintai. apa mungkin ini sebuah karma?
satu pertanyaan yang paling mendasar sekarang adalah Apa itu arti ketulusan?
apa ketulusan harus selalu mengalah pada keinginan??
orang memperjuangkan cinta hanya karena ingin memiliki, bukan atas dasar mencintai, ada juga yang memandang cinta itu sebuah PRIDE sehingga tidak mau kalah dalam mengambil hati wanita.
lalu apa wanita pernah menilai bahwa ketulusan seorang laki2 itu bukan semata dari apa yang dilakukannya?
yah itulah wanita, mereka hanya melihat dari apa yang dilakukan laki2, karena semua laki2 akan melakukan apapun untuk mencapai keinginannya, jarang ada laki2 yang bisa tulus mengalah karena ingin wanita yang dicintainya bahagia, even dengan laki2 lain yang bahkan sudah berkali2 menyakitinya, dengan sedikit saja sentuhan perasaan maka wanita akan memaafkannya, padahal belum tentu laki2 itu sungguh2 dengan ucapannya yang ingin berubah. tau kenapa? karena gw juga laki2, gw tau persis laki2 dengan segala manuvernya untuk mendapatkan wanita yang diinginkannya bukan yang dicintainya, cuma karena PRIDE bukan karena keikhlasan. bermacam bahasa diungkapkan, bahkan dengan memutar balik keadaan.
tak heran jika akting itu bukan hanya ada pada sinetron atau melodrama remaja. makanya bukan hal yang aneh jika jaman sekarang kejujuran dan keikhlasan selalu kalah dengan keinginan (nafsu), jelas Tuhan selalu bilang orang kuat adalah orang yang bisa mengendalikan hawa nafsunya, karena dengan nafsu semua bisa di dapatkan dari masalah uang sampe selangkangan.

jika anda seorang wanita, saya ingin bertanya.
apakah wajar jika anda merasa benci karena pacar anda selingkuh?
apakah wajar jika anda kemudian bisa memaafkan laki2 itu? yang bahkan dengan terang2an dia akui dia selingkuh?
apakah wajar jika anda kemudian anda balikan lagi sama laki2 itu?
jika semua itu wajar, lalu apa yang nggak wajar?

dan jika anda laki2, pertanyaan saya adalah,
jika anda sudah berkali2 menyakiti wanita apa wajar kalian minta maaf?
jika anda sudah mengkhianati wanita, apa wajar kalian minta balikan lagi?
jika semua itu anda bilang wajar, karena memang lau kagak tau malu... :D

No comments:

Post a Comment